Sabtu, 02 April 2016

POLITIK? HMMMM,,,,

Oleh: Adawiya Kurnianingsih
Jujur saja saya jika membicarakan tentang politik itu saya tidak faham sama sekali, entah karna pembahasanya yang terlalu berat atau seperti apa, karna dari dulku saat saya sudah  beranjak dewasa saya tidak pernah mengikuti kegiatan polik, entah intu kegiatan organisasi intra sekolah atau pun ekstra, dan dan saya tidak tertarik sama sekali dengan kegiatan tersebut, entahlah apa sebabnya saya tidak tertarik mengikuti hal yang seperti itu, mungkin ada bebrapa faktor kali ya yang menyababkan diri saya tidak terlalu ingin mengikuti kegiatan seperti itu di SMA saya, mungkin faktor utama yang menyebabka  saya malas mengikuti kegiatan-kegiatan itu seperti :
Pertama, karna kebanyakan kegiatan seperti itui adalah jika anak tersebut memiliki teman atau kenalan di oraganisasi tersebut anak itu akan masuk dan di terima sebagai anggota, itu sudah merupakan politik bukan, kenal di terima dan kalau tidak kenal, yasudahlah lupakan saja, apa lagi dulu saya adalah anak yang merupakan sangat penentang dalam organisasi yang bernama PPM (Pengurus pelajar madrasah) atau yang umumnya itu OSIS, karna saya dulu sekolah berbasis pesantren boleh di bilang seperti itu jadi namanya beda. dan didalam organisasi tersebut menurut saya adalah sangat kental dengan politinya, bayangkan saja jika anak yang ingin di calonkan menjadi PPM harus pintar, tidak boleh anak yang jurusan IPS, harus anak IPA, kebnayakan anak dari pengasuh Pondok saya itu akan menjadi salah satu anggota dari PPM itu, anak-anak guru anak-anak kiyai dan donatur yang menyumbang di sekolah saya, ya yang seperti itulah politik, dan itu pun mungkin sudah berkoordinasi, antara Rois dan Roisah PPM, dengan  para Guru, lalu Pengasuh pondok itu, ya entahlah mungkin itu sudah kebijakan mereka kali ya. Atau bahkan secara tidak sadar itu adalah sudah sistem politik mereka.
Yang kedua, saya ingin menjadi Siswa Tenang dan netral, karna saya tidak ingin diatur dengan namanya peraturan dalam organisasi, karna apa saya adalah tipe manusia yang bebas dari aturan dan dari segala yang mengikat, ya walau pun saya tau secara tidak langsung saya juga terikat dengan peraturan sekolah saya pada saat itu, yang mengikat sayadengan aturan yang mewajibkan saya jika saya keluar rumah saya harus menutup aurot dan itu pun saya tidak menuruti kecuali sya akan ke lingkungan pondok saya baru lah sya menuruti aturan tersebut. 
Yang ketiga, karna menurut saya adalah poloitik itu tidak adil, bagaimana mau adilkan sudah saya paparkan diatas itu, kalau ingin melakukan sesuatu dalam organisasi jika tidak ada orang dalam yang berpengaruh tidak akan menjadi bagaian dari organisasi itu, “kecuali” itu di recrut oleh anggota yang ada dalam suatu organisasi. 
Ya itu lah faktor sya mengapa saya tidak ingin mengikuti hal yang berbau organisasi yang mengingat dan menjadikan diri saya sebgai oranmg lain dalam organisasi itu, karna passion saya bukan dalam organisasi tapi adalah seorang yang mempunyai rasa individualis tinggi, bukan berarti sya menutup diri untuk orang lain itu tidak, karna saya itu adalah lebih suka menjadi diri saya sendiri dengan berdiri sendiri tanpa harus terlibat dengan satu oranisasi yang memaksa saya menjadi orang lain.
Namun, sejak semester  1 saya disini, saya tergabung dalam salah satau Organisasi Daerah Bojonegoro, yang mana dari semua anggota didalam organisasi itu semua berasal dari bojonegoro, entah itu hanya sekolahnya saja yang dibojonegoro, atau dia lahir di bojonegoro namun dia di besarkan di lain daerah bahklan pulau juga ada, ORMADA (organisasi Mahasiswa Daerah) itu yang bernama FKMB (Forum Mahasiswa Bojonegoro) awal saya bergabung di organisasi tersebut karena ada UNSUR KETERPAKSAAN,PAKSAAN,DAN SUNGKAN, kenapa seperti itu?? Yap karena ada faktornya yaitu :
Karena semua alumni sekolah saya yang diterima di Uinsa Ini mangikuti organisasi tersebut dan maui tidak mau saya juga mengikuti langkah teman-teman saya.
Karna saya di paksa oleh senior saya yang selalu sms saya untuk ke stand dan ketika saya sudah distand saya di kasih formulir pendaftaran dan sya tidak faman foprmulir apa itu di suruh mengisi formulir tersebut lalu ya saya isi, dan ternyata itu adalah formulir recruitment untuk merecrut anggota baru.
Karena saya sungkan kepada salah satu senior saya di sekolah dulu karena saya telah di bantu untuk mencari kos, mengantarkan saya verifikasi SNMPTN saat saya baru diterima di kampus ini.
Ya seperti itulah alasan saya mengikuti organisasi, namun saya sangat tidak nyaman di dalam organisasi ini, ya walau pun dari oragisasi ini saya belajar banyak hal yang sehingga saya mempunyai kepercayaan diri untuk saya berbicara di depan banyak orang, pengalaman menjadi seorang pimpinan sidang, lalu menjadi seorang ya yang seperti  ini lah saya. Tapi di dalam organisasi saya ini banyak sekali yang namanya unsur ketidak adilan, karena mereka cenderung melihat kemapuan seseorang itu dari penampilan luarnya saja tidak dilihan dari segi kemampuan seseorang untuk melakukan suatu hal. Contohnya teman saya selalu diikutkan kegiatan yang berbau jurnalistik sedangkan saya ya walau pun saya tidak terlalu ahli dalam menulis tapi saya mempunyai sedikit besik dalam menulis. Ini bukan karena kecemburuan sosial saya berbicara seperti itu karena ini sudah terlalu menjadi sebuah ketidak adilan dalam satu organisasi. Dan saya merasa hal ini meremehkan kemampuan seseorang dalam satu bidang tersebut.
Dan ini cerita terakhr saya dari organisasi ini, saya dapat memperoleh pelajaran dalam hal perecrutan anggota, karena pada tahun ini saya dan anggota angkatan 14, dikasih tanggung jawab untuk menjadi panitia sebuah program dan program ini adalah menentukan bagaimana generasi FKMB berikutnya, dan dari sini saya dapat pengalaman yang sangat luas biasa dalam merecrut anggota dan mencari anggota, karena ada organisasi daerah yang sma dengan nama lain mereka juga mencari anggota dengan cara recrut yang tidak halal, mengapa saya menyebut dengan tidak halal, karena mereka mencurangi dalam hal perecrutan, dan kami angkatan 2014 merasa kesulitan, karna apa mereka menggunakan cara licik untuk merekrut anggota, contohnya ketika pada pertemuan pertama MABA (mahasiswa baru) masuk ke Uinsa di organisasi saya mengadakan sebuah pertemuan dan kajian sekaligus perkenalan apa itu FKMB, dan kami tidak sama sekali menejelekan dan mendoktrin mahasiswa baru untuk masuk fkmb karna kami mempuinyai prinbsip bahwa jika masuk dngan paksaan akhinya akan pergi satu persatu dan membiarkan fkmb terbengkalai, saya dan seluruh anggota panitia dan pengurus FKMB sudah merencanakan dengan matang acara tersebut, dan pengumuman pun sudah di sebar melalui SMS, kami  melakukan acara tersebut karena dari ketum ORMADA bojonegoro yang satu bilang bahwa mereka tidak melakukan pertemuan apapun pada hari yang sama, kan itu kesempatan baik untuk kami mensosialisasikan FKMB itu apa, tapi semua gagal karna pihak dari ormada bojonegoro yang satu mengambil start kami untuk melakukan pertemuan, dan itu menjelekan kami pihak FKMB, yang hanya mayoritas satu SMA yang ada di bojonegoro atau apalah, dan mereka merecrut anggota baru dengan jalan licik, dan itu menjatuhkan nama baik pihak FKMB sendiri, dan akhrnya semua maba kebnyakan berkumpul di mereka, dan kami fkmb hanya berhasil mengumpulkan sejumlah 25 mahasiswa baru sedangkan mereka berhasil mengumpulkan mahasiswa baru dengan jumlah 80 anak lebih, perbandfingannya jauh bukan??, iya memang sangat jauh.  Mungkin aklian bingung mengsapa ada organisasi daerah dalam satu kampus, dulu organisasi daerah bojonegoro hanya satu yaitu FKMB yang tergabung dalam FKMB surabaya, FKMB ini tergabung dari beberapa kampus seperti,IAIN,UNESA,UNAIR,ITS,dan UBAYA, pada tahun 1999 hingga akhrnya FKMB surabaya fakum, dan di UINSA yang duluanya IAIN ini didirikan yang namanya FKMB IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA pada tahun 2000, yang anggotanya terdiri dari semua mahasiswa yang berasal dari daerah Bojonegoro, namun pada tahun 2010 FKMB ini pecah menjadi dua yaitu ormada bojonegoro yang kedua yang berbeda nama dengan FKMB saya tidak bisa menyebutkan nama organisasi tersebut karena takut ada yang tersinggung, karena alasannya adalah beda Ideologi lagi, sehingga beberapa angota memecahkan diri menjadi organisasi baru, yang saya dengar organisasi daerah yang sah adalah FKMB, lalu organisasi yang kedua adalah organisasi daerah Ilegal tanpa izin. Ya sangat rumit permaslahnnya dan itu membuat sya pusing antara dua oirganisasi ini. Karna organisasi FKMB dan organisasi yang satunya itu sangat mencolok perbedaannya. Ada yang bilang kalau organisasi yang kedua ini yang mendominasi adalah anak-anak kota dan organisasi FKMB yang mendominasi adalah anak-anak dari kalangan pesantren tempat sya menemppuh ilmu selama 6 tahun dulu, tapi tidak di organisasi ini juga banyak anak-anak yang bukan dari kalangan pesantren saya, bahkan ketyum dari organisasi saya tidak lulusan dari pesantren tempat sya sekolah dulu itu sngat berbeda.
Ya seperti ini pengalaman saya dalam hal politik kalau menurut sya, jika ada kesalahan dalam penulisan sya, dan ada kata-kata dan cerita yang menyinggung teman-teman yang membaca saya mohin maaf, memang seperti ini saya, trimakasih telah menyempatkan diri kalian untuk membaca tulisan saya. Maaf jika typo karna saya bukan penulis handal. Trimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar