Kamis, 21 April 2016

KIMIA ORGANIK DAN FASE KEMATIAN

Oleh: Abu Rizal
Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan
jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan
badan bergetar.
.
Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah
menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
.
0 Menit ...
Kematian secara medis terjadi ketika otak
kehabisan supply oksigen.
.
1 Menit ...
Darah berubah warna dan otot kehilangan
kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
.
3 Menit ...
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak
benar-benar berhenti berpikir.
.
4 – 5 Menit ...
Pupil mata membesar dan berselaput.
Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan
darah.
.
7 – 9 Menit ...
Penghubung ke otak mulai mati.
.
1 – 4 Jam ...
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di
tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan
rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh
setelah mati.
.
4 – 6 Jam ...
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul
lalu mati dan warna kulit menghitam.
.
6 Jam ...
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran,
seperti efek alkohol masih berjalan.
.
8 Jam ...
Suhu tubuh langsung menurun drastis.
.
24 – 72 Jam ...
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas
mulai mencerna dirinya sendiri.
.
36 – 48 Jam ...
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari
balerina.
.
3 – 5 Hari ...
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar,
darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
.
8 – 10 Hari ...
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan
dengan membusuknya darah.
.
Beberapa Minggu ..
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
Satu Bulan ... Kulit Anda mulai mencair.
.
Satu Tahun ...
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda.
.
Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah,
ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah
tumpukan tulang-belulang
yang menyedihkan.
.
Jadi, apa yang mau disombongkan orang
sebenarnya ???….
.
Apa yang hendak kau sombongkan wahai diri...?
.
Ya Allah..
Jangan engkau Ambil Nyawa kami kecuali dalam
keadaan Husnul khatimah dan lindungilah kami dari siksa kubur..
Aamiin . . .

Selasa, 19 April 2016

SEJARAH singkat MAYDAY


Oleh: Moch. Rizky Pratama Putra
18 April 2016
Unair Surabaya

Bincang woles bareng LISO dan kawan Syahril SEKJEN FSBK
MAYDAY berasal dari kawan buruh di Chicago USA, ketika itu jam kerja hingga 12 jam/hari. Kerja yang tak sesuai dengan kemanusian yang bekerja tanpa batas, kemudian memunculkan keberatan dan pemogokan Internasional. Kemudian sampailah ke Indonesia menghasilkan jam kerja 40 jam/minggu atau kalau dibagi menjadi 7 jam kerja, 1 jam istirahat per hari. Melalui UU Ketenagakerjaan oleh pemerintah.

Kamis, 14 April 2016

Kedudukan Kita Dalam Strata Sosial

Oleh: Dian Anggraini
Cerita ini aku ambil pada pokok pembahasan minggu lalu, dengan mata kuliah sosiologi politik yang di bimbing oleh miss wahidah, beliau menjelaskan bahwa nanti aku dan kawan2 ku akan belajar sesuai yang ada di silabi, tapi entah aku lupa apa saja yang telah di tuliskan dalam silabi tersebut.

Rabu, 13 April 2016

Tubuhku Berkecamuk

Oleh; Moch Rizky Pratama Putra
Rabu kemarin saya tidak bisa menyempatkan waktu untuk hadir berkuliah, karena tubuh ini entah mengapa begitu lemas saat digerakkan. Asam lambung yang naik dan maag yang berkecamuk menjadi romantisme yang tak terlewatkan. Mungkin saya waktunya beristirahat karena sudah terlalu sering pulang larut malam dari diskusi yang ada dikampus maupun warung kopi.

Selasa, 12 April 2016

Reinterpretasi Tuhan

Oleh: Abu Rizal
Perjalanan spiritual untuk menuju Tuhan adalah bersifat pribadi dan privat, bahkan kalau bisa, bersifat rahasia pula. Karena saya tak perlu tahu anda sudah shalat (kalau Muslim), pernah shalat atau tidak shalat sekalipun, toh itu hak pribadi kalian sebagai umat beragama yang merdeka dan berdikari ada sebuah pertanyaan umum bagaimana cara manusia melihat Tuhan. Kita selamanya akan sulit menyakinkan diri bahwa agama itu banyak, walau Tuhan selalu hanya satu, walau Dia memiliki banyak nama sesuai agama yang kita yakini masing-masing.

Minggu, 10 April 2016

RESUME; BUDAYA POLITIK

Oleh: Moch. Rizky Pratama Putra
Mengutip Almond dan Verbe, distribusi pola-pola orientasi khusus individu terhadap objek-objek politik diantara masyarakat bangsa begitulah definisi budaya poltik menurut mereka.

Rabu, 06 April 2016

KONTRIBUTOR

PEMBIMBING:
Dra.Hj.Wahidah zein Br Siregar, Ma, Ph.d
adek.azsiregar.siregar@gmail.com

ANGGOTA:
Dian Anggraeni
anggrainid500@gmail.com
Moch. Rizky Pratama Putra
mochrizkypp13@gmail.com
Adawiyah Kurnianingsih
adawiya_nia@yahoo.com
Dimas Prasetya
dprasetya49@gmail.com
Abu Rizal
(aburizal777@gmail.com)

Cerita dari Ujung Barat Surabaya

Oleh: Moch. Rizky Pratama Putra
Roda ekonomi pagi itu masih berputar dan berkutat pada persoalan buruh dengan borjuis. Kita seakan terlena dengan permasalahan dasar yang juga berada di sekitar kita yang menyangkut ruang hidup rakyat. Namun begitulah, gembar-gembor revolusi bawah tanah di Negara ini masih berkutat dengan masalah buruh yang tak kunjung bertemu muara, layaknya komedi putar yang hanya dirayakan ketika tanggal 1 Mei. Mungkin saya salah, karena analisa saya terlalu dangkal. Namun begitulah realitas yang ada di masyarakat dewasa ini.

Sabtu, 02 April 2016

SLIDESHOW






MANIFESTO




Blog ini semacam rak mesiu yang baru, dibuat untuk mempropagandakan ilmu pengetahuan dan sebagai wacana perlawanan. Berawal dari Kelas Sosiologi Politik, tulisan kami menumpuk di saku celana, lipatan buku, dan terdiam di kantong tas kuliah. Dengan sebuah pena siapapun bisa menggoreskan sejarah begitu menurut kawan-kawan dari Penahitam, Sedangkan menurut Pramoedya; Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Cukuplah wejangan diatas tadi untuk memaksa kita beranjak dari ruang malas, bosan, dan tidak ada ide. Kemudian bergegas menulis apapun, kapanpun dan dimanapun ruangmu berada.










Menulislah bila bibirmu tak sanggup mengungkap!
- Editor Menulis Ruang

POLITIK? HMMMM,,,,

Oleh: Adawiya Kurnianingsih
Jujur saja saya jika membicarakan tentang politik itu saya tidak faham sama sekali, entah karna pembahasanya yang terlalu berat atau seperti apa, karna dari dulku saat saya sudah  beranjak dewasa saya tidak pernah mengikuti kegiatan polik, entah intu kegiatan organisasi intra sekolah atau pun ekstra, dan dan saya tidak tertarik sama sekali dengan kegiatan tersebut, entahlah apa sebabnya saya tidak tertarik mengikuti hal yang seperti itu, mungkin ada bebrapa faktor kali ya yang menyababkan diri saya tidak terlalu ingin mengikuti kegiatan seperti itu di SMA saya, mungkin faktor utama yang menyebabka  saya malas mengikuti kegiatan-kegiatan itu seperti :
Pertama, karna kebanyakan kegiatan seperti itui adalah jika anak tersebut memiliki teman atau kenalan di oraganisasi tersebut anak itu akan masuk dan di terima sebagai anggota, itu sudah merupakan politik bukan, kenal di terima dan kalau tidak kenal, yasudahlah lupakan saja, apa lagi dulu saya adalah anak yang merupakan sangat penentang dalam organisasi yang bernama PPM (Pengurus pelajar madrasah) atau yang umumnya itu OSIS, karna saya dulu sekolah berbasis pesantren boleh di bilang seperti itu jadi namanya beda. dan didalam organisasi tersebut menurut saya adalah sangat kental dengan politinya, bayangkan saja jika anak yang ingin di calonkan menjadi PPM harus pintar, tidak boleh anak yang jurusan IPS, harus anak IPA, kebnayakan anak dari pengasuh Pondok saya itu akan menjadi salah satu anggota dari PPM itu, anak-anak guru anak-anak kiyai dan donatur yang menyumbang di sekolah saya, ya yang seperti itulah politik, dan itu pun mungkin sudah berkoordinasi, antara Rois dan Roisah PPM, dengan  para Guru, lalu Pengasuh pondok itu, ya entahlah mungkin itu sudah kebijakan mereka kali ya. Atau bahkan secara tidak sadar itu adalah sudah sistem politik mereka.

Hidup tak bisa lepas dari yang namanya politik

Oleh: Dimas Prasetya
Hidup tak bisa lepas dari yang namanya politik.  Apapun yang kita lakukan pasti terselip politik didalamnya.  Ada cerita kecil yang saya alami terkait dengan politik.  Pengalaman pribadi saya tentang politik cukup menarik yaitu mengikuti mata kuliah  pengatar ilmu politik dan sosiologi politik.  Tetapi yang paling menarik adalah mata kuliah sosiologi politik. Hahaha